Langsung ke konten utama

Phenylketonuria


Phenylketonuria

 

 Pada tahun 1934 Dr. Ashborn Felling melakukan tes pada 2 anak pasiennya yang cacat mental yang mengeluarkan bau seperti lumut pada kemih atau urin mereka. Hasil tes urin menunjukkan bahwa kemih dari kedua anak itu mengandung asam phenylpiruvat yang merubah ferriklorida menjadi hijau. Dua puluh tahun kemudian tahun 1954 baru diketahui bahwa penderita phenylketonuria tidak mampu membentuk  enzim phenilalanin hidroksilase yang berakibat phenylalanin tidak dapat diubah menjadi tirosin. Penderitanya memiliki gen homozigotik pp.

Phenylketonuria atau disingkat PKU adalah penyakit yang disebabkan karena orang tiak mampu membentuk enzim phenylalanine hidroksilase. Enzim ini berguna membentuk tirosin. Akibatnya penderita memiliki kelebihan asam amino phenylalanin dalam hati dan kelebihan akan masuk dalam peredaran darah kemudian diedarkan ke seluruh tubuh. Hal ini mempengaruhi jumlah urin dan warnanya. Urin pada orang yang mengidap phenylketonuria sebanyak 300 sampai 1000 mg phenylalanine per 100 ml, sedangkan orang normal hanya sekitar 30 mg per 100 ml.

Secara fisik pengidap phenylketonuria biasanya mempunyai mata biru, berambut putih, kulit seperti albino karena kurang pembentukan melamin. Kerap kali pengidapnya menderita penyakit kulit. Pada bayi adanya kerusakan otak karena kandungan phenylalanine yang tinggi. Sistem syarafnya tidak sempurna. Sedangkan pada aspek psikologis pengidapnya memiliki IQ rendah atau cacat mental.

Pencegahan penyakit PKU sejak dini akan menghindari dan mengurangi resiko dengan pantang makan atau diet.  Penderitanya dapat menjaga asupan makanannya dengan mengkomsumsi makanan yang mengandung banyak protein. Makanan itu berupa daging, ikan, telur, susu atau bahan lainnya yang mengadung banyak protein. Pengidap juga harus menghindari makanan yang komposisinya  terdapat phenylalanin.

Menurut Dr. Peter J. D’Adamo lektin atau protein pada makanan sebaiknya dikomsumsi sesuai dengan golongan darah.  Karena protein dari bahan hewani dan nabati dapat mengakibatkan penumpukkan diberbagai organ apabila dikonsumsi kadarnya tidak sesuai dengan golongan darah. Setiap golongan darah memiliki reaksi tertentu terhadap makanan. Makanan yang diserap oleh tubuh dapat memicu terjadi penggumpalan atau agglutinasi sel darah merah. Hal itu disebabkan karena protein dapat bereaksi sebagai benda asing. Ada makanan bermanfaat bagi golongan darah tertentu namun berbahaya bagi golongan darah lain. Terdapat 3 kategori pengaruh makanan terhadap tubuh yaitu: bermanfaat, netral, dan dihindari. Bermanfaat berarti makanan berpengaruh seperti obat. Netral makanan memiliki pengaruh kecil terhadap tubuh. Hindari berarti makanan merusak tubuh atau bertindak sebagai racun.

Dengan diet berdasarkan golongan darah dapat membantu memberikan protein yang tepat diserap tubuh pada pengidap PKU.

Di Amerika Serikat pada tahun 1997 pengidap PKU biaya perawatannya dan pengobatan kira-kira US $ 100.000 sepanjamg hidupnya. Sebagai alternative untuk menghemat biaya menggunakan metode perawatan dengan mengkomsumsi makanan aau obat yang diproses dari tanaman yang segar. Tanaman segar adalah tanaman yang langsung dipetik pada saat yang tepat dan langsung diolah dengan keseluruhan bagian yang utuh, baik akar, bunga maupun daun. Pengelolaannya sesuai dengan kegunaan. Begitu juga makanan yang berasal dari ikan dan daging atau bahan lain yang mengandung banyak protein.


 Suber bacaan:

Prioritas. Fresh herb lebih cepat bantu kesembuhan daripada dried herb. Novemer-Desember 2007. Hal. 32-33.

Suryo. 1997. Genetika manusia. Cet. Ke-5.Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Tim Sarasvati.2007. 69 resep least dan praktis untuk diet sehat golongan darah A. Jakarta:  PT Bhuana ilmu popular.

 

 

 

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal dan Memahami Agama Hindu

  Pindah Agama Perspektif Hukum Hindu ·            ·                     I Kadek Kartika Yase IAHN Tampung Penyang Palangka Raya   Keywords:  Pindah Agama, Hukum Hindu    ABSTRACT Memeluk agama adalah merupakan sebuah pilihan setiap individu manusia yang dilindungi oleh undang-undang. Memeluk agama tertentu dengan cara pindah agama bukan hal yang dibenarkan dan disalahkan juga karena merupakan hak prerogratif seseorang. Fenomena pindah agama bukanlah hal yang tabu lagi. Peristiwa ini cukup sering terjadi di masyarakat, bahkan menimpa umat Hindu sendiri. Sedangkan Hindu tidak mengharapkan bahkan melarang umatnya untuk pindah dari Hindu, baik perempuan lebih lagi laki-laki. Apabila seseorang meninggalkan Hindu sama saja lebih memilih pekerjaan melakukan pekerjaan orang lain dibandingkan melakukan perkerjaan sendiri. Dapat ...

Keabsahan

                                                                               Keabsahan Berdasarkan ijazah S1 saya dengan nomor seri ijazah: 16278/SD/F.Psi./05 yang dikeluarkan Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, saya dinyatakan lulus S1 psikologi tanggal 30 Juni 2005. Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta terakreditas pada tanggal 23 Juni 2000 berdasarkan keputusan badan akreditas nasional perguruan tinggi Depertamen Pendidikan Nasional Republik Indonesia nomor: 012/BAN-PT/AK-IV/VI/2000. Masa berlaku akreditas itu jangka waktunya 5 tahun dan akan berakhir pada tanggal 23 Juni 2005. Jika ditinjau dari masa berlaku akreditas Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma / USD ijazah S1 saya dikeluarkan atau saya dinyatakan lulus S1 psikologi setelah ma...

Homolog

  Homolog Kromosom berasal dari bahasa Latin dari kata krom yang berarti warna dan soma artinya tubuh. Kromosom merupakan nama dari benda-benda halus yang terdapat dalam nukleus (inti sel) berbentuk lurus seperti batang atau bengkok terdiri dari zat yang mudah mengikat zat warna. Zat itu pertama kali dilihat oleh Flemming (1879). Dimana benda-benda tersebut melakukan pembelahan dalam sel. Kemudian Waldeyer 1988 memberi nama benda-banda itu sebagai kromosom. Pada manusia yaitu laki-laki dan perempuan masing-masing memiliki kromosom terdiri dari 46 kromosom dengan perincian 22 pasang kromosom autosom dan 1 pasang kromosom kelamin. Pada laki-laki normal memiliki 22 kromosom Autosom dan 1 pasang kromosom kelamin XY yang disingkat 46 XY. Pada perempuan normal memiliki 22 pasang kromosom Autosom dan 1 pasang kromosom kelamin XX disingkat 46 XX. Oleh karena itu wanita bersifat homogenetik dan pria heterogenetik. Kromosom-kromosom itu dari segi ukuran ada yang panjang d...