Analisis Rangkaian Waktu
Analsis efek Zeitgeist dapat juga dilakukan dengan Time Series atau analisis rangkaian waktu. Time Series adalah serangkaian pengamatan terhadap suatu peristiwa, kejadian, gejala atau variabel yang dicatat secara teliti dari waktu ke waktu menurut urutan terjadinya kemudian disusun sebagai data statistik. Fungsi dari analisis ini untuk mengetahui pola apakah bergerak secara teratur atau tidak. Kemudian dapat membuat prediksi atau estimasi berdasarkan dari data pola-pola tersebut. Dalam analisis rangkaian waktu terbentuk dari beberapa komponen yaitu Y=TCSR. Y=Time Series, T=Tren, C=Cyclical, S=Season dan R = Random. Keempat komponen itu merupakan pola gerakan. Berikut pola-pola gerakan dari komponen-komponen Time Series. Pertama, gerakan jangka panjang atau Longterm Movements / Secular Movements, grafik akan menunjukkan arah yang umum, baik menaik maupun menurun dan bertahan dalam jangka waktu yang cukup lama atau tren Line yang menyerupai garis putus-putus dalam kurve arah. Contohnya nilai dan peringkat Human Development Index Indonesia dari tahun ke tahun:
Tahun Nilai
1975 0,469
1985 0,582
1995 0,664
2005 0.625
2016 0,691
Peringkat HDI indonesia pada tahun 2003 rangking 110 dari 179 negara (sumber: Human Development Report).
Dari data tersebut akan terlihat tren kenaikan nilai index pembangunan manusia (IPM) di Indonesia. Dari variabel-variabel yang membentuk IPM itu misalnya pendidikan dapat diperinci lagi dengan melihat berapa banyak tenaga ahli dalam berbagai disiplin ilmu dalam setiap sepuluh tahun yang dihasilkan perguruan tinggi dan bekerja di institusi pemerintahan atau swasta, perusahaan yang bertaraf nasional dan internasional. Berapa banyak juga sumbangan ilmuwan Indonesia dalam khazanah pengembangan ilmu pengetahuan pada kurun waktu 10 tahun. Survei Scientific American tahun 1994 ilmuwan Indonesia hanya berkontribusi sekitar 0,012 pada khazanah pengembangan ilmu dunia.
Contoh lain penggunaan metode manajemen strategis dalam perusahaan, institusi pemerintah atau swasta dalam jangka waktu yang panjang. Istilah manajemen strategis akrab di dunia akademik sedangkan perencanaan strategis pada perusahaan atau pemerintahan. Perencanaan strategis mulai digunakan pada tahun 1950-an, kemudian populer pada tahun 1960-an hingga 1970-an, pada tahun 1980-an ditinggalkan, dan bangkit lagi pada tahun 1990-an hingga sekarang. Dengan analisis perusahaan akan terlihat pola penggunaan metode tersebut. Contoh lain juga penyusunan dan perubahan PPDGJ (Pedoman Penggolongan dan Diagnosis Gangguan Jiwa) di Indonesia yang diselenggarakan setiap sepuluh tahun) berapa banyak peserta yang berlatar belakang sarjana psikologi serta berapa banyak sumbangsi penelitian yang dilakukan berkaitan dengan PPDGJ.
Ada 4 metode untuk memperoleh general tren yaitu: rata-rata jalan (moving average), tengah rata-rata ( semi average), luisan bebas (freehand), kuadrat terkecil tahun ganjil dan tahun genap (Least deviation squares atau Least squares).
Kedua, gerakan melingkar (Cyclical Movements atau Cyclical Variaton). Siklik yang berlangsung secara berkala atau tidak. Kalau berkala akan mengulang pola yang sama pada jangka waktu tertentu. Jika tidak sama maka bukan berkala. Contoh model ini dapat terjadi pada bidang ekonomi dan perdagangan atau sederhana penggunaan tenaga listrik pada lampu jalan. Rumusnya adalah Y/ST = CR.
Ketiga, Gerakan musiman (Seasonal Variation) adalah pola yang sama dan identik atau hampir identik sepanjang tahun pada bulan yang sama. Jumlah penjualan barang-barang menjelang hari raya. Jumlah produksi pada saat panen dll.
Keempat, gerakan random (Random Variation adalah rangkaian waktu yang menunjukkan gerakkan tidak teratur yang disebabkan oleh faktor-faktor insidental, pemogokan, bencana alam, wabah, pandemi, kecelakaan dll. Contohnya adalah pembayar klaim asuransi.
Jadi ilmu statistik saat ini sudah berpadu dengan berbagai disiplin ilmu. Hampir tidak ada bidang ilmu pengetahuan yang tidak bersentuhan dengan statistik, karena statistik sudah menjadi model cara berpikir.
Komentar
Posting Komentar