Langsung ke konten utama

Dari Omnibus ke Rigorous

Dari Omnibus ke Rigorous
Seperti halnya Omnibus, pertama kalinya saya mengetahui pengertian tentang Rigorous ketika kuliah, membahasa tentang analisis varians tahun 2002 (semester 2). Rigorous menurut kamus bahasa Inggris berarti: keras, dengan teliti, setepat-tepatnya. Dalam ilmu pengetahuaan yang menggunakan metode ilmiah berarti penggunaan metodologi penelitian setepat-tepatnya. Hal yang dimaksud meliputi:
* Latar belakang masalah:
- rumusan masalah
-Tujuan penelitian
-Hipotesis penelitian
-Kegunaan penelitian
-Ruang lingkup
* Kajian Pustaka
* Metodologi Penelitian
-Rancangan penelitian
-Populasi & Sampel
-Instrumen penelitian: Validitas & Reliabilitas
-Pengumpulan data
-Analisis data
*Hasil penelitian:
-Deskripsi data
-Pengujian hipotesis -----> misalnya analisis varians, uji F
-Pembahasan
*Kesimpulan dan Saran.
Itulah komponen komponen atau bagian-bagian dalam suatu karya tulis ilmiah yang diperoleh melalui penelitian ilmiah dengan model kuantitatif atau kualitatif secara Rigorous.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

     

Perkawinan secara adat

                                                                 Perkawinan Secara Adat      Pengertian perkawinan menurut undang-udang No. 1 tahun 1974 tentang perkawinan adalah ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Suatu perkawinan dikatakan sah apabila dilakukan menurut hukum masing-masing agama dan kepercayaan itu serta dicatat menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku.     Perkawinan secara adat adalah suatu perkawinan yang dilakukan menurut hukum adat yang berlaku pada suatu masyarakat adat. Pasangan suami atau istri dalam perkawinan adat disebut: Pasangan Hidup. Sedangkan perkawinan resmi adalah suatu perkawinan yang sah yang dilakukan m...

NOL YANG BERHARGA ATAU X = 0

  Apa anda pernah melihat nilai nol pada hasil ujian pada suatu mata pelajaran atau matakuliah. Hasl nol itu dapat berarti seseorang memiliki nilai itu tidak mengetahui sama sekali atau "kosong"pengetahuannya pada saat menjawab pertanyaan saat batas waktu yang ditetapkan untuk menjawab pertanyaan. Dan menjadi lain pengertiannya ketika penilaiaan itu dilihat dari keseluruhan materi yang telah di ajarkan. Dalam ststistik terdapat 2 jenis data yaitu data diskrit dan kontinum. Data diskrit diperoleh dari hasil menghitung atau membilang, misalnya jumlah meja, kursi, mobil yang berpelat nomor hitam, dll. Contoh lain data nominal yang diperoleh dari penelitian eksploratif atau survei. Data kontinum diperoleh dari hasil pengukuran berupa data ordinal, interval dan ratio. Data ordinal ialah berjenjang atau berbentuk peringkat, jarak antara data tidak sama. Contohnya adalah rangking, nilai atara rengking 1 dan 2 tidak sama dengan jarak nilai rengking 2 dan 3.. Data interva...